Sedingin embun pagi di bulan Juni
Begitulah aku, saat pertama kali
kau mendekatiku
Sebiru awan pabila terang benderang
Begitulah aku, saat pertama kali
kau jadikan aku milikmu
Sebening air mata yang teringat
kenangan
Begitulah aku, saat pertama kali
kau tinggalkan
Seterang cermin terpantul cahaya
yang membutakan
Begitulah aku, saat pertama kali
kau kembali datang.
Kau tau masa laluku terlalu rapuh
Jika kau pergi, kau tak pernah bisa
menggapaiku lagi
Mungkin kau akan temukan permainan baru
untuk di mainkan
Tak tau apa yang harus ku katakan
tentang ini
Saat tahun-tahun berlalu tanpa
begitu berarti
Ku harap dapat lupakan apa yang harus
ku lupakan
Sesuatu yang begitu pantas
terabaikan
Saat kusadari, kau masih sangat begitu berarti.
Kemudian aku bermimpi tentang
membawamu kembali
Jauh dari tanah asing yang dulu
kita impikan
Mungkin saja ini dapat terjadi
Kan ku lakukan apa saja untuk
membuatmu mengerti
Karena segalanya begitu menakutkan
Seperti ada perang dalam pikiranku ini
Ku harap dapat membawamu
kembali, kan ku katakan bahwa aku telah benar-benar berubah.